Optimalisasi Penggunaan Periode Simple Moving Average (2)
|
Mon, 11/16/2009 - 13:05
Sebenarnya artikel ini adalah lanjutan dari artikel-artikel sebelumnya. Pada tulisan kali ini saya akan mencoba menyusun kepingan-kepingan puzzle yang berceceran.
Mengoptimalkan Shorter SMA Period Ada beberapa fondasi yang digunakan untuk penulisan artikel kali ini, yaitu:
Poin 2 memberikan rasa penasaran tersendiri. Ada satu kelemahan pada artikel mengenai optimalisasi SMA yang juga telah disampaikan oleh bro Passion4U, yaitu mengenai jumlah SMA yang diperlukan. Pada artikel tersebut saya hanya mensimulasikan SMA 37. Jika harga closing memotong garis SMA 37 ke atas, maka kita melakukan pembelian. Demikian pula sebaliknya. Garis harga merupakan SMA 1. Berdasarkan hal tersebut, maka apa yang terjadi jika kita mengkombinasikan 2 garis SMA? Kita coba mengganti garis harga (SMA 1) dengan nilai periode SMA yang lebih optimal. Hasilnya adalah sbb:
Terlihat bahwa SMA 37 akan lebih optimal jika digabungkan dengan SMA 6. Jika dibandingkan dengan metode Buy n Hold & SMA 37 (sendiri), hasilnya adalah sbb:
Terlihat bahwa dengan mengkombinasikan SMA 37 dengan SMA 6 didapatkan perbaikan yang signifikan. Annualized return naik dari 205% ke 883% atau lebih dari 8 kali lipat. Hal penting lainnya adalah jumlah transaksi. Dengan kombinasi SMA 37 dengan SMA 6, maka jumlah transaksi turun dari 158 menjadi hanya 78 transaksi.Artinya kita hanya perlu melakukan transaksi 3 kali per tahun. Hal menarik lainnya adalah perbandingan jumlah transaksi yang untung terhadap keseluruhan transaksi naik dari 30% menjadi 49%.
Capture pada beberapa "event" IHSG Krisis Moneter 1997 Krismon 1997 mau tidak diakui merupakan salah satu peristiwa bersejarah di Indonesia. IHSG jatuh dari titik tertingginya di 700 menuju 260.
Terlihat bahwa MA memberikan sinyal jual sesaat sebelum IHSG jatuh dalam pada bulan Juli 1997. Sinyal ini sangat penting karena dengan adanya sinyal tersebut kita dapat terhindar dari potensi loss sebesar 50%.
Gonjang-ganjing politik 2000 - 2003 Pada periode ini suasana politik serba tidak jelas dan hal tersebut sangat berpengaruh terhadap kinerja IHSG. Tampak bahwa MA berulangkali memberikan warning jika IHSG akan turun lebih dalam.
IHSG Great Bull 2003 - 2007 Inilah mungkin salah satu periode yang bisa disebut dengan "IHSG Great Bull". IHSG terbang dari 300 an pada tahun 2003 mencapai puncak tertingginya di 2840 pada tahun 2007 (naik hampir sekitar 10 kali lipat). Terlihat bahwa MA tidak hanya memberikan sinyal beli secara konsisten seiring dengan kenaikan IHSG namun juga peringatan akan adanya kejatuhan. Contohnya adalah sinyal jual yang diberikan pada bulan Agustus 2007 yang dapat menghindarkan kita dari kejatuhan IHSG sebesar 300 poin.
Global Crisis 2008 Tidak dinyana setelah IHSg naik secara fantastis sampai dengan tahun 2007, krisis global mengahdang di depan mata yang diawali oleh krisis perumahan di AS. IHSG terjun dari puncak tertingginya di 2800 menuju 1100 hanya dalam waktu kurang dari satu tahun. MA telah memberikan sinyal jual pada bulan Juni 2008 saat IHSG berada di level 2400 sebelum akhirnya jatuh terpuruk ke level 1000 hanya dalam 4 bulan setelahnya. Hal mencolok lainnya adalah keluarnya sinyal beli pada bulan Maret 2008 saat IHSG berada di level 1300 yang akhirnya naik terus sampai dengan level 2450. Bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda lalu, MA kembali memberikan sinyal jual. Apakah ini akurat atau hanyalah false signal?
|




Comments
Metode Menentukan MA 6 & 37
Hi Mas Dunk'z
Salam kenal, artikel yang menarik mengenai MA 6 & 37, pertanyaan saya metode apa yang mas pakai sehinga jatuh pada kesimpulan 6 & 37 ya? Apakah menggunakan software tertentu (pakai fitur apa?).
Pertanyaan ini menarik minat saya, seandainya saya memiliki informasai menegnai harga penutupan harian di Bursa vietnam misalnya, bagaimanakah caranya saya dapt menentukan MA dengan return tertinggi (sehingga bisa dapat MA 6 & 37 untuk kasus di Indonesia).
Mohon pencerahannya mas...
Thanks before
saya juga tertarik mas...
saya juga tertarik mas... kalau boleh, bagi-bagi ilmunya yach
iya nih suhu.. penasaran juga
iya nih suhu.. penasaran juga nih dapetin itu chart...
pake excel bisa ga ya... ^^
mohon info tambahan
rekans, sebelumnya salam kenal, saya anggota baru di situs ini. Sy baru buka schroder - dana terpadu II (baru 2 bulan lalu). Top up bulanan via bank mandiri. Untuk panduan yang disampaikan mr. dunkz's, kalau sy tidak salah, transaksi adalah 1 hari stl info dari TA (MA) ada..nah, apakah kita langsung melakukan jual/beli sesuai dengan sinyal? Mohon saran rekans....
SMA 6 & 37
Salam kenal, selama ini saya one shot investor, mau coba 2 nge-swing setelah sempat jatuh tahun kemaren. cuma sekarang masih ragu2 juga (maklum pengetahuan terbatas & gak ada background ekonomi)
yang ingin saya tanyakan: bukannya hari ini seharusnya sudah centang hijau? kok masih silang merah yah? apa sya salah hitung?
indikator bursa
Mohon pencerahan dari suhu2 sekalian: kalau lihat indikator bursa hari ini, sudah waktunya siap2 untuk masuk lagi ya...? kecuali besok IHSG "gabruk" lagi...
Terima kasih.
Terlanjur basah
Saya sudah terlanjur top up RD di Mitras, PNM Ekuitas Syariah, Fortis Ekuitas dan Fortis Infrastruktur Plus. Bagaimana ya peluangnya kalau dilepas pada 5 bulan ke depan. Saat ini kebetulan saya sedang ada dana sisa, apakah saya top-up khan ke RD tersebut atau istrihat sejenak ya. Sales Commonwealth sih nyaranin untuk top up. Tapi saya ragu, karena saran mereka sebulan lalu, meleset. Saya top up khan saat NAB (fortis ekuitas) sedang tinggi, yang ternyata anjlok seperti sekarang. Mohon pencerahan para senior, karena saya benar-benar newbie yang tertular virus portal ini. Saya belum pernah melepas RD.
top up?
cak andira, dulu saya juga seperti anda, top up tanpa memperhatikan grafik atau tanda apapun juga, kalau ada uang top up. itu saya lakukan hingga 6 tahun, ternyata imbal hasilnya tidak memuaskan. Lalu melalui portal ini saya belajar dari bro dunk, passion4u dan teman-teman lainnya, di dapat kesimpulan bahwa hasil yang kita peroleh TERNYATA akan lebih baik kalau kitapun ikut TRADING berdasarkan beberapa indikator seperti misalnya SMA. Coba cak andira baca-baca lagi tulisan bro dunk dan bro passion, semoga bermanfaat.
@autogebet : URGENT perbaikan YTD feature indicator bursa
Bro gebet ...
ane baru ngeh setelah ngebaca salah satu komentar dari pembaca portal reksadana. Sepertinya ada yang perlu diperbaiki di feature indicator bursa khususnya dalam mode YTD (Year To Date).
Sepertinya YTD sekarang cuma menghitung MA 6 & 37 yang berasal dari data YTF (dalam hal ini awal januari - sekarang), sehingga di awal januari tidak ada MA 6 & MA 37 yang kelihatan ... karena logicnya menganggap datanya belum lewat dari 6 atau 37 hari sehingga garis MA-nya belon bisa dibikin ... padahal data november, december tahun sebelumnya khan udah ada bro ... jadi seharusnya bisa di calculate dong ... so ada sedikit yang harus bro benahi di sisi logicnya ...
cara pembuatan grafik yang benar bisa bro lihat di :
http://finance.yahoo.com/echarts?s=^JKSE#chart3:symbol=^jkse;range=6m;indicator=sma%286,37%29+volumema%2850%29;charttype=candlestick;crosshair=on;ohlcvalues=0;logscale=on;source=undefined
di chart yahoo finance ini bro bisa lihat bahwa MA 6 & 37 udah deket banget dan MA 6 & 37 sudah tergambar sejak hari pertama ...
sementara di chart indicator bursa (YTD) MA 37-nya belon kelihatan (kemungkinan besar karena logicnya menghitung belum 37 hari kerja sejak awal tahun 2010), sementara kalo pake chart 1 Year indicator bursa sepertinya udah bener ...
So please diperbaiki ya bro ... (takut banyak misleading)
btw untuk indicator bursa boleh nggak dipasang untuk 6 bulan juga ... soalnya ane paling sering lihat yang 6 bulan dulu as a start sebelon lari ke yang lebih jauh (1 year or 2 year)
Red Cross!!
wow tanda silang merah!
ok bro Passion, problem noted. krn utk memperbaiki sedikit perlu memikirkan algoritma yg lbh optimal, smtr ini sy buat default tampilan 1YR aja. ini lagi kejar tayang tesis nih, akan kuupgrade habis maret ya :D
*saatnya beli saat obral*
have fun ...
betul bro ... shortcutnya ya matiin aja dulu feature YTDnya hehehe (biar nggak misleading) paling matanya pada jereng aja ngelihatin chart 1 YR yang kecil-kecil itu hehehe ...
saat sekarang disebut sebagai periode koreksi sehat IHSG (MA sudah tembus dan trendline juga sudah duluan tembus beberapa saat yang lalu), ane perlu posting ini di sini, soalnya ane baca koran hari ini kayaknya kok beritanya serem amat : asing keluar sekian T (padahal asing keluar masuk itu biasa aja ... ane malahan dulu suka bikin komparasi buy sell asing dengan chart IHSG hehehe), bursa dalam posisi terendah di 2010 (ya iyalah ... tapi coba bandingin sama periode akhir 2009, we will look much better), credit rating indonesia mulai menurun, dsb.
Believe me, berita memang cenderung bombastis begitu, kalo ada koreksi aja beritanya serem-serem, kalo lagi naik beritanya bagus banget ... makanya ane suka berpaling dari crowded berita diluar sana dan menyepi dalam naungan chart ... ane percaya chart selalu punya cerita yang jujur dan objective.
Kalo ane melihat saat ini IHSG cenderung pada periode koreksi yang wajar dan sangat sehat buat IHSG, ingat IHSG kita sudah naik dari 1100 ke 2600-an, masak nanjak terus sich ... udah saatnya kita sekarang istirahat dulu ... Justru kalo IHSG koreksi, saya optimis tahun ini IHSG akan bisa naik lagi mendekati 2800 and hopefully 3.000. Tanpa koreksi hal itu akan susah dicapai ...
so ... mari kita nikmati saat ini sambil ngopi-ngopi ... saat yang terbaik, adalah saat kita melihat bursa jatuh dan kita tahu bahwa kita bisa beli lagi nanti di harga yang lebih rendah dan mengetahui bahwa kita nanti bisa jual lagi di harga yang tinggi. Mari kita nikmati hidup dan selalu waspada jika tanda beli muncul lagi nanti hehehe ...
Waspadai Sideways Trap ...
Walaupun beberapa hari terakhir market sudah memberikan sinyal awal untuk memulai koreksi sehat, namun perkembangan terakhir bisa saja menunjukkan bahwa ini bisa saja bearish trap.
Memang sangat susah bergerak dalam market yang masih dalam ujung keputusan (di satu sisi sinyal positif udah tipis, tapi ogah juga turun banyak ... ane sich ngarepin market koreksi yang agak lumayan sehingga trendnya lebih mudah diikuti). Oleh karena itu sangatlah bijaksana bagi kita untuk mewaspadai kemungkinan jebakan sideways ...
Dalam kondisi market cenderung sideways, MA bergerak lagging (telat ngasi sinyal). Market saat ini gonjang ganjing ... mengikuti perkembangan regional yang moodnya masih naik turun atas restrukturisasi utang Yunani.
FYI ane minggu lalu sudah memutuskan untuk stay off the market (ini adalah keputusan pribadi, tidak untuk menginfluance tindakan anda), beberapa hari sebelum sinyal MA keluar, sekarang dalam kondisi mengamati penuh perkembangan market mo ke arah mana ... hehehe
Jika anda memperhatikan berita akhir-akhir ini, mata dunia lagi mengarah ke kawasan eropa, dimana rasio utang negara-negara eropa terhadap PDBnya saat ini relatif tinggi. Seperti biasa sebelum semuanya clear, market biasanya akan over reaktif, kadang over pesimis, kadang over optimis, berita bombastis akan muncul dimana-mana.
Semua pembicaraan sekarang mengarah pada Yunani yang ratio utang dibanding PDB mencapai 120 %, Jerman diatas 75 % etc. Ini skenario yang sama saat kasus Dubai kemaren, Dunia sempat mengalami panic selling, tapi kemudian tenang setelah Dubai ditalangi Abu Dhabi. Market di dunia sekarang sedang mencari titik keseimbangan baru, tentang skenario penyelesaian utang Yunani. Ada yang optimis bahwa Uni Eropa akan membantu menyelamatkan Yunani, atas nama stabilitas kawasan regional Eropa (De Javu sama motif Abu Dhabi yang juga ingin menjaga stabilitas kawasan Jazirah Arab khan hehehe), ada juga yang masih pesimis. Ini membuat pergerakan market menjadi sideways, kadang naik kadang turun ... so please be aware.
Banyak pilihan yang bisa dipilih dalam kondisi saat ini :
- Untuk orang yang sudah keluar dari market seperti ane, pilihannya adalah jika dan hanya jika market mulai menunjukkan gejala recovery, masuk kembali ke market secara bertahap mengikuti perkembangn dari market. Jangan masuk full power dulu, sebelum semuanya menjadi jelas.
- Untuk yang masih punya posisi, punya pilihan untuk tetap mempertahankan posisi selama periode sideways ini berlangsung (dengan resiko nilai NAB cenderung stagnan) , dan tetap mewaspadai bila ada pergerakan market yang menuju ke arah bearish dengan intensitas volume yang tinggi.
Manapun pilihan anda, yakinlah bahwa keputusan itu adalah keputusan yang tepat bagi anda. Karena memang tidak mudah membuat keputusan di saat market lagi kebingungan. Lain ceritanya kalo kita lagi pegang instrument untuk short term seperti saham, kita akan lebih mudah menentukan posisi dengan menggunakan strategi "hit and run" bermodalkan adjustment terhadap sensitifitaas ratio indicator yang kita gunakan. Sebuah luxury yang tidak bisa kita dapatkan di dunia reksadana.
Mantap
Mantap ulasan bro passion, saya juga udah rehat sejenak dari RDS semenjak akhir januari. menunggu berita yang sifatnya fundamental dan menunggu pasar calm down dulu, baru masuk lagi.
sipp
thanks bro untuk ulasannya.....kalo bisa lebih sering dong (kalo nggak repot)krn ulasan bro Passion4U sering saya buat "pijakan". terima kasih
death cross?
hari ini sma 6 dan sma 37 death cross yak?
harus keluar dulukah? atau nunggu hingga harga penutupan?
Macam2 MA
Mas Dunkz/P4U and pakar2 TA PRD,
Saya juga tertarik dgn MA, dlm belajar saya menemukan bahwa:
1. MA atau SMA dikatakan sinyalnya lagging... sehingga muncul macam2 MA yang di-smoothed, seperti EMA, DEMA, TEMA, WMA, Wilders, ato yg sdg in Alligatornya Bill Williams, dll... dan ada st trading systems namanya Jurik yg katanya lebih cepat dari macam2 smoothed MA itu... apakah sudah dicoba membandingkan performance MA6, MA37 vs smoothed2 MA itu ?
2. Saat ini saya sdg belajar optimasi-backtest-dan validasi dgn walk forward test menggunakan AmiBroker (sayang masih banyak ndak ngertinya). Kalau melihat profit dr optimalisasi mas Dunkz, sepertinya sistem buy sell dilakukan pd candle/bar dan hr yg sama - dengan kt lain kalau sinyal keluar hari ini mk harus eksekusi hari ini juga, kalau dieksekusi besok maka hasilnya akan berbeda... reportnya kalau sinyal keluar pada saat redeemp tdk memungkinkan. Kalau dugaan saya benar, apakah sudah dicoba sistem buy sell nya ditunda sehari ?
3. Katanya, there is no holy grail di TA... sehingga untuk minimize risk dan maximize profit diperlukan money management yg kuat. Ini yg sdg saya coba masukkan ke dlm trading system. Apakah MM ini sudah termasuk juga dlm optimalisasi mas Dunkz ?
Maaf kalau nanyanya keliru... mohon diluruskan mas.
Thanks,
ES
@bro EcoSyariah
1. Terus terang aja saya belum pernah coba bandingkan. Kalau buat saya yg penting kita menangkap inti konsep dari MA sendiri.
2. Kalo saya setting untuk melakukan pembelian keesokan harinya.
3. Saya sendiri berpendapat bahwa khusus untuk RD, agak susah untuk jump in dan jump out. Indikasi dari MA hanya saya gunakan untuk top up.
MA lagi
bro eko,
bro eko khan pemerhati TA toch, jadi tahu pasti bahwa TA itu bukan holy grail. Back Testing atau Walk Forward test itu hanya pendekatan bro ... so jangan terlalu terjebak pada kompleksitas perhitungan dan nanti malahan melupakan hal yang basic. Dulu ane juga gitu, belajar TA terus, nyoba ini nyoba itu yang akhirnya bikin pusing sendiri dan membuat pikiran kita makin kompleks. Akhirnya ane back to basic lagi ... kembali ke yang esensinya TA yaitu price - volume dan tarik menarik garis. Kalo mo belajar indikator yang canggih boleh ... tapi jangan terlalu terjebak di sana
Mencari titik optimal itu sich sah-sah aja ... walaupun nanti bro pasti akan ketemu bahwa seiring dengan berjalannya waktu titik optimal untuk indikator itu akan berubah-ubah. So kalo menurut ane tidak terlalu penting mencari titik yang paling optimal. Yang penting bagi kita adalah kita jangan ada pada sisi yang salah. Tugas TA adalah menjadi guidance kita ... saat trend naik kita ikutan, saat trend turun kita out dari market. That's it ... beda performance sedikit karena approach yang dipilih itu tidak terlalu penting.
Satu lagi yang penting, kenapa MA selalu jadi indikator yang populer (padahal kalo pemerhati TA tahu MA banyak kelemahannya ?). Itu karena MA adalah indikator yang paling mudah dan paling logis untuk dimengerti khalayak umum. Jadi daripada khalayak umum nggak ngerti sama kondisi trend sekarang, MA is already a good enough indicator to show the current trend. Ibaratnya daripada nggak tahu bahwa tujuan kita ke bandung, lebih baik ada peta yang nunjukin ke bandung itu lewat puncak (padahal sebenarnya ada alternatif yang lebih singkat lewat cipularang) hehehe ...
salam hangat dari ane
nagih artikel
dor! bro Passion4U, ayo sy nagih janji artikelnya nih... kita pengen tahun baru start dg ilmu baru kan... ayo ayo... :p
Gambar tidak tampil,
Bro autogebet,
kenapa pada artikel saya tidak dapat melihat gambarnya ya? Tapi saya bisa melihat gambar avatar dan grafik lainnya.
Terima kasih.
gambar gak muncul
gambarnya gak muncul nih pak... kayaknya ilmu mahal nih!
@dunkz: file gambar hilang?
bro Dunkz, barusan saya cek artikel dan file2nya... file gambar yang dirujuk kok hilang ya? apakah dihapus? mungkin bisa dikirim lagi ke saya? nanti saya bantu upload. thanks.
kok bisa ilang ya?gw ga
kok bisa ilang ya?gw ga ngapus lho bro
ampun bro ...
waduh kalo udah dikasi warning sama bro gebet ... harus diseriusin nich kalo enggak ane dijewer ... mohon maaf bro belon sempet meneruskan 2 pending article (fabian part 2 dan "the new interesting but dangerous tools"). Untuk article "the new interesing but dangerous tools" seharusnya menjadi trademarknya bro dunkz tuch ane sich nebeng ikutan nulis aja.
Ane pengen banget nyelesaiin 2 article itu ... tapi udah 2 minggu terakhir ane pulangnya jam 11 malem mulu ... so gimana mo nulis, nyetir ke rumah aja udah butuh perjuangan tersendiri. Anyway ane nggak mau excuse lagi lach ... segera ane akan coba selesaikan kedua artikel itu (mudah-mudahan aja ane segera punya waktu).
asik2.. ilmu baruww :)
asik2.. ilmu baruww :)
Macam2 MA
Mas Dunkz/P4U and pakar2 TA PRD,
Saya juga tertarik dgn MA, dlm belajar saya menemukan bahwa:
1. MA atau SMA dikatakan sinyalnya lagging... sehingga muncul macam2 MA yang di-smoothed, seperti EMA, DEMA, TEMA, WMA, Wilders, ato yg sdg in Alligatornya Bill Williams, dll... dan ada st trading systems namanya Jurik yg katanya lebih cepat dari macam2 smoothed MA itu... apakah sudah dicoba membandingkan performance MA6, MA37 vs smoothed2 MA itu ?
2. Saat ini saya sdg belajar optimasi-backtest-dan validasi dgn walk forward test menggunakan AmiBroker (sayang masih banyak ndak ngertinya). Kalau melihat profit dr optimalisasi mas Dunkz, sepertinya sistem buy sell dilakukan pd candle/bar dan hr yg sama - dengan kt lain kalau sinyal keluar hari ini mk harus eksekusi hari ini juga, kalau dieksekusi besok maka hasilnya akan berbeda... reportnya kalau sinyal keluar pada saat redeemp tdk memungkinkan. Kalau dugaan saya benar, apakah sudah dicoba sistem buy sell nya ditunda sehari ?
3. Katanya, there is no holy grail di TA... sehingga untuk minimize risk dan maximize profit diperlukan money management yg kuat. Ini yg sdg saya coba masukkan ke dlm trading system. Apakah MM ini sudah termasuk juga dlm optimalisasi mas Dunkz ?
Maaf kalau nanyanya keliru... mohon diluruskan mas.
Thanks,
ES
thank u
Bro dedy thanks banget jawabannya, soal Danareksa bener2 baru tau (maklum newbie) hehe, segera cek ke TKP. ini untuk produk RD saham yang mana y?
Sebenernya sempet cari2 reksadana yang switch same day (yang dulu banget disinggung bro passion4U) tapi switch fee nya 0% tapi g ketemu, alhasil akhirnya ikut ke schroder & kenal 0.5%.
Kembali ke MA37, apakah cukup menggunakan ini atau lebih baik disatukan dengan indicator2 lainnya semisal MACD, fibo, PSAR dll ?
sma 6 n 37
Mas2 n mba2 yg jago2,
dapet itungan sma 6 n 37 itu gmn???bukan yg dibulungankan?hehe garink dehh..
tertarik juga pengen buat tapi gak ngerti caranya . pengen banget bisa belajar biar lebih ngerti lagi. thx b4 u yg sudi meluangkan waktu ngajarin or ngasi tau saya bisa baca bukunya dimana
br,
lc
Membalik Logika SMA
Bro, Kalau dilihat dari prosentase Profitable trade yang hanya 30% ini berarti 70% trading kita loss, kenapa tidak dicoba logika SMAnya dibalik saja sebagai berikut: jika harga crossingup SMA kita jual dan sebaliknya jika crosingdown kita beli, secara teoritis seharusnya kalau kita balik maka 70% akan menjadi profit sedangkan loss hanya 30%. Bagaimana?
@masmin
30% itu adalah jumlah trade yang menguntungkan, bukan returnnya. Jadi, transaksi yang kita lakukan adalah 158 kali di mana 48 kali untung.
Returnnya sendiri yang didapat adalah 5000%.
Jika dibalik, maka return kita akan menjadi -5000% (eh gak bisa ding, maksimum cuma 100% alias duit kita abis :) )
"invest your time before invest your money"
visit my blog at http://warung-reksadana.blogspot.com
dan http://parahita.wordpress.com
Lagi: Membalik Logika SMA
Saya pernah coba simulasikan membalik logika tersebut di Forex (tetapi belum pernah coba di saham) pakai metatrader dan hasilnya seperti yang saya sampaikan serta returnnya juga lebih untung. Mungkin karena di forex ada dua arah keuntungan kali ya....
Saya sendiri belum pernah main saham jadi tidak begitu paham bener (oot)
Terima kasih informasinya.
Kalo forex sich iya
Kalo forex sich logikanya jadi betul ... Katakanlah kalo pegang USD against EUR, kalo USDnya dalam kondisi melemah, ya jangan pegang USD toch, gantian kita pegang EUR yang dalam posisi menguntungkan against USD
Kemungkinan lain ya short selling, so tetap pegang USD tapi posisinya bukan long melainkan short.
Seandainya reksadana bisa seperti itu, atau ETF kita udah secanggih ETF yang dikeluarin oleh Proshares, saya yakin hidup kita akan lebih menarik ... hehehe
Seorang Newbie - P a s s i o n 4 U
Don't walk in front of me, I may not follow. Don't walk behind me, I may not lead. Walk beside me and be my friend.
ooopppsss ...
Kayaknya bro dunkz harus bekerja keras menjelaskan prinsip mendasar ini hehehe ...
Seorang Newbie - P a s s i o n 4 U
Don't walk in front of me, I may not follow. Don't walk behind me, I may not lead. Walk beside me and be my friend.
oops gold price!
ooops juga! harga emas naik teruss... jika ada yang beli emas sejak fitur ini dirilis, sudah dapat profit 9,3% hanya dalam 2 bulan... fitur ini dirilis timingnya tepat juga ya :)
opps juga
opps ..... mas gebet, untung juga saya sudah beli, thanks ya mas. Bro dunk's konsul lagi nich, hari ini SMA 37 telah terpotong oleh garis IHSG ke atas, the meaning is "buy"?
@budiman_japar
iya, baru aja saya lihat chart hari ini SMA 6 memotong SMA 37. Sepertinya sell signal sebelumnya false. Kita lihat saja ke depannya :)
"invest your time before invest your money"
visit my blog at http://parahita.wordpress.com
hari ini ma6 cross ma37
salam bro..
hari ini saya lihat chart IHSG, ema6 golden cross ema37,apakah udah mulai buy position nih?
ternyata deathcross pas hari Sumpah Pemuda hanyalah false signal, karena setelah diamati lagi lebih cermat, ternyata ma100 menjadi support kuat untuk menahan IHSG terjerembab lebih dlam..
dan memang IHSG kembali ke jalur uptrend-nya
mang amsi
Senangnya ...
Senangnya punya teman seperti bro dunkz, sedikit trigger keluar semua dech ilmu analisa bro dunkz. Apakah ini artinya bro dunkz sekarang menjadi penganut TA yang fanatik ... hehehe ?
so sekarang kita tinggal panas-panasin bro gebet buat bikin toolsnya yang permanen di portal reksadana ini, sehingga kajian yang bro dunkz buat ini bisa berguna bagi orang kebanyakan seperti ane.
Pendekatan yang sama dilakukan oleh Fabian (ini sebenarnya materi buat fabian jilid 2 yang baru 1/2 ane ketik ... tapi anyway nggak papa lach sedikit dibocorin di sini), dia menyarankan kita untuk menjadi trend follower. Ingat trend follower bukan market timing lho ... Dengan menjadi trend follower kita tidak akan pernah mendapatkan titik yang tertinggi dan terendah (there is no such formula to achieve that), tapi kita pasti selalu bergerak sesuai dengan trend yang berlaku, kita pasti akan ikut dalam bull market dan pasti selamat jika ada major correction.
Seorang Newbie - P a s s i o n 4 U
Don't walk in front of me, I may not follow. Don't walk behind me, I may not lead. Walk beside me and be my friend.
Market Followers cukup oke
Sekedar sharing,Market followers cukup oke koq bro, at least masih bisa profit sekitar 80% setahun (saat market swing sideways). Mungkin waktu itu elmu masih cetek ya, jadi cuman ngikutin gelombang aja :p Dengan elmu yang sekarang diberikan oleh para bro di sini mestinya bisa lebih optimal lagi :p
The New Look
bro Passion, saya turut senang juga dengan sajian para kontributor, tentu saja PortalReksadana pasti dan harus bisa memfasilitasi semua tools yang diperlukan investor :)
Hanya saja... sabar dulu ya bro... saya sedang fokus mengerjakan tampilan baru PortalReksadana... its a whole new look... semoga tampilan baru ini bisa dinikmati oleh rekan sekalian pada tanggal 1 Desember 2009.
Tetap Semangat!™
Tampilan Portal
Bro diusahakan dong update data NAV/NAB reksadana nya :) Mau lihat performance history tiap reksadana :)
Seri T niy, seru..
Seri TA niy, seru.. seru..!!
Wow, klo diliat % returnnya insane bgt tuh.
Tp klo ngomongin optimalisasi saya pernah baca (lupa dimana) klo optimalisasi blh2 aja, tp mungkin ga akan terlalu pengaruh. karena yg diliat returnnya itu ya masa lampau. ga ada jaminan klo hasil optimalisasi bgs trs kedepannya jg bgs (seperti yg bro dunkz blg, 'false signal bkn', kita ga ada yg tau dan ga ada indikator TA yg bs tau jg). Tp dgn optimalisasi bisa dilihat bahwa suatu sistem trading (dlm hal ini MA crossover) bs sangat menguntungkan dibandingkan dengan Buy n Hold (tentu saja harus disiplin klo udah kluar signal musti di turutin, jgn ky saya, sinyal sell dah kluar ga mau ikut karena msh loss, akhirnya jadi nyangkuters deh :( )
Best Regards,
Yoga
selalu teringat kata2 "invest your time before invest your money"
@mine_hudson
Saya menulis artikel mengenai optimalisasi SMA pada tgl 13 Nov 2008 di mana SMA optimal adalah 37.
At least SMA 37 masih berguna saat ada sinyal beli di awal tahun 2009 (Maret) :)
"invest your time before invest your money"
visit my blog at http://parahita.wordpress.com
Hebat Bro Dunkz !
Ulasan yang bagus.. Saya masih terkesan ulasan bung Dunkz tentang Value Averaging tahun lalu, belum sempat saya coba aplikasikan sudah ada tantangan baru dengan Moving Average.
Karena masih berinvestasi dengan mencicil, nanti kalau sudah lumayan besar, bisa saya pertimbangkan untuk 'sebagian' diikutkan 'aliran' SMA37 :). Setidak-tidaknya sebagian investasi terselamatkan jika terjadi crash.
Terima kasih banyak Artikel nya yang sangat berharga.
Salam,
Maududi
Frekuensi Entry-Exit
Salam kenal bro dunkz.
Setelah dicoba emang akurasinya keren deh SMA 37 ini untuk IHSG.
cuma klo misal seperti sekarang dimana baru 2 hari golden cross tapi ternyata RSI udah jenuh, sebaiknya hold dulu ato ikut kata RSI (biasanya klo dah jenuh besoknya akan turun)?
kemudian Bro, sebenernya klo kita sering entry dan exit di reksadana apakah agen tempat ikut reksadana akan komplain?
misal saya hanya hold 5-10 hari trading kerena sinyal dah menandakan exit lalu saya exit, kemudian selang beberapa hari setelah dana kembali dan grafik berkata entry lalu saya entry lagi.
terima kasih sebelumnya
nb: Portal ini yang memotivasi saya dalam belajar TA untuk yang pertama kali, terutama Bro Dunkz dan Bro passion4U hehehe thanks.
trend following
bro yudhy - RSI itu momentum indicator, sedangkan MA itu trend-following indicator. Kalau mau tahu arah trend apa naik atau turun yah pake trend-following indicator. Kalau momentum indicator itu tidak bisa dipake buat cari arah trend jangka panjang/menengah.
Untuk entry-exit reksadana saya ambil contoh saya aja yah. Saya pake Danareksa sebagai broker. Gak promosi loh. Daftar ke Danareksa jangan sebagai nasabah reksadana tetapi daftar sebagai nasabah yg mau trading saham. Setelah itu kita bisa pake fasilitas trading onlinenya untuk beli reksadana, tentu saja reksadana danareksa aja yg bisa dibeli.
Nah bisa deh tuh entry-exit sendiri tanpa melalui broker. Tetapi kelemahannya ada yaitu duit hasil redeem reksadana baru cair ke cash account kita T+4. Jadi misalnya hari ini kita redeem karena MA6 potong ke bawah MA37, eh berapa hari kemudian MA6 potong atas MA37, duit kita belum cair tuh yah udah "agak terlambat" masuknya lagi
@hdedy
udah coba buka danareksa online, udah isi registrasinya juga. tapi pas mw beli reksadana mawar kenapa disitu ada fee 1% yah? berbeda ama yang bro jelaskan.
Ato metode pendaftaran yang untuk trading g bisa di danareksa online? alias harus datang kesana.
thanks y
bukan danareksa online
allow bro sorry baru jwab, bukan danareksa online tetapi daftar ke kantor buat jadi nasabah trading. Kalau dr danareksa online tetap saja jadi nasabah reksadana yg kena fee. Silahkan dicoba bro
tentang fee
oh ya satu lagi, sebagai nasabah trading Danareksa kita gak kena fee untuk beli jual reksadana saham/campuran/pendapatan tetap. Alias fee beli=0% dan fee jual=0%. Asik kan?
danareksa bisa switching nggak
bisa switching nggak bro secara online ?
ada feature untuk melakukannya lewat handphone ?
waktu yang diperlukan untuk switching apakah juga T+4 ?
Ada feature untuk auto debet tiap bulan buat beli RD nggak ?
terus nilai investasi kita kelihatan apa enggak (jumlah unit x NAV) ?.
sorry banyak nanya bro ... thanks udah berbagi ya bro ...